Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan sensation seeking
kecanduan smartphone pada siswa SMPIT-SMAIT Al Fikri Islamic Green
School Pekanbaru. Kecanduan smartphone yang berlebihan merupakan
dampak yang negatif, karena pengguna cenderung sibuk dengan dirinya
dan tidak peduli dengan orang disekitarnya. Perilaku sensation seeking
adalah kecenderungan untuk mencari kegiatan yang mendebarkan dan
menyenangkan untuk mengambil resiko dan menghindari kebosanan salah
satu yang sering dan mudah dilakukan dengan menggunakan smartphone
sehingga tanpa sadar menjadikan seseorang itu terdampak kepada
kecanduan smartphone. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif
dengan desain penelitian korelasional. Data dikumpulkan melalui skala
yang disebarkan kepada 152 siswa di SMPIT-SMAIT Al Fikri Islamic Green
School Pekanbaru. Yang remaja laki-laki berjumlah 90 dan remaja
perempuan berjumlah 62 siswa. Penelitian ini dianalisis menggunakan
teknik regresi linier sederhana. Adapun hasil dari penelitian ini adalah
berdasarkan hasil uji hipotesis didapatkan hasil yaitu tidak terdapat
hubungan sensation seeking terhadap kecanduan Smartphone pada
remaja di SMPIT-SMAIT Al Fikri Islamic Green School Pekanbaru. Hasil
dari analisis menggunakan teknik korelasi Kolmogorov-smimov
menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara sensation
seeking dan kecanduan smartphone pada remaja di SMPIT -SMAIT Al Fikri
Islamic Green School Pekanbaru karna (r = 0.017, p > 0.05) yang artinya
hasil hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini ditolak.
Kata kunci: Sensation Seeking, kecanduan Smartphone , siswa.