Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menemukan salah satu solusi ikhtiar
pengintegrasian kurikulum pendidikan nasional melalui internalisasi/pendalaman nilai-nilai
pendidikan menurut Buya Hamka. Penelitian yang berjenis Pustaka (library research) ini
akan mengkaji beberapa literatur akademis dan ilmiah yang linear dengan judul. Adapun
pendekatan yang digunakan dalam penelitian kali ini adalah dengan pendekatan kualitatif.
Artinya, mekanisme dalam pengerjaan penelitian ini menggunakan data yang tersampaikan
secara verbal berbasis teori.
Bersamaan dengan tersampaikannya pengenalan pada rumusan masalah, jenis
penelitian, dan pendekatan penelitian, dapat disimpulkan bahwa nilai-nilai pendidikan yang
diajarkan oleh Buya Hamka masih relevan dijadikan basis teori hingga pelaksanaan
pengambilan kebijakan publik sedikitnya di taraf nasional sebagai salah satu solusi konkrit
dan strategis untuk pengintegrasian kurikulum pendidikan nasional. Secara umum, penelitian
ini akan mengambil dua variabel besar dari karakteristik satu tokoh. Buya Hamka memiliki
modal keteguhan jiwa disertai dengan kondisi stamina “batin” yang prima, menjadikan Ia
sebagai salah satu sosok multitalent karena multidisiplin ilmu yang dikuasai.
x
Mengiriskan keunggulan nilai yang diajarkan oleh salah satu putra terbaik bangsa
diharapkan dapat menjadi ikhtiar restorasi kurikulum pendidikan nasional. Terlebih pada era
disrupsi seperti saat ini, evaluasi, sinergi, dan kolaboraasi menjadi bagian dari rukun
pencegahan kekacauan dalam pembangunan nasional. Perubahan moral hingga mental para
peserta didik di zaman ini menjadi isu yang selalu hangat untuk dibicarakan hingga dicarikan
solusinya secara kolektif. Tentu dalam hal pendidikan, isu tersebut harus menjadi salah satu
fokus utama, mengingat bahwa salah satu tujuan pendidikan adalah membuka dan
memberanikan berfikir secara merdeka dan mematangkan karakter serta rohani para peserta
didik sebagai bagian dari agen pembangunan nasional.