Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor psikologi
keluarga terhadap degradasi moral remaja di Desa Pagaruyung, Kecamatan Tapung,
Kabupaten Kampar. Degradasi moral remaja merupakan fenomena yang semakin
memprihatinkan dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kondisi
psikologis keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
pendekatan deskriptif analitik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam
dengan remaja, orang tua, dan tokoh masyarakat di Desa Pagaruyung, serta
observasi terhadap kondisi sosial dan psikologis keluarga.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti pola asuh orang
tua, komunikasi dalam keluarga, dan kondisi emosional anggota keluarga memiliki
peran signifikan dalam membentuk nilai-nilai moral remaja. Keluarga yang kurang
memberikan perhatian dan bimbingan moral cenderung menghasilkan remaja yang
mengalami degradasi moral, seperti terlibat dalam perilaku negatif dan kurang
memiliki kontrol diri. Sebaliknya, keluarga yang menjaga komunikasi dan memiliki
pendekatan positif dalam mendidik anak menunjukkan kecenderungan untuk
membentuk remaja yang memiliki moral yang baik.
Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya peran keluarga
dalam pembentukan karakter dan moral remaja. Disarankan agar keluarga
meningkatkan kualitas komunikasi dan pola asuh untuk mencegah terjadinya
degradasi moral pada remaja. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi
peneliti dan praktisi di bidang psikologi keluarga dan pendidikan untuk
mengembangkan program intervensi yang mendukung pembentukan moral remaja.