Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan dalam kehidupan
manusia agar bisa mencapai status manusia sempurna (Al-insan Al-kamil) yang
memiliki akhlah baik dan budi pekrti luhur. Penelitian ini berusah mengidentifikasi
konsep pendidikan Islam yang sesuai dengan konteks pendidikan saat ini, dengan
merujuk pada pemikiran Ibnu Khaldun menurut pandangan Masturi Irham.
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan mengenai pemikiran Ibnu
Khaldun tentang pendidikan dan dampak teoritisnya terhadap pembelajaran agama
Islam. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui studi
kepustakaan (Library research) dengan pendekatan historis. Analisis data
dilakukan dengan teknik analisis isi (content analysis).
Temuan dalam penelitian ini mencakup Konsep pendidikan menurut Ibnu
Khaldun dan relevansinya terhdap pendidikan di era modern menurut perspektif
Masturi Irham, Ibnu Khaldun menekankan bahwa pendidikan adalah usaha untuk
mengembangkan seluruh potensi manusia, Tujuan pendidikan menurut Ibnu
Khaldun adalah memberikan kesempatan bagi pikiran untuk aktif dan berfungsi,
memperoleh berbagai pengetahuan sebagai alat untuk menjalani kehidupan yang
baik dalam masyarakat yang maju dan berbudaya, Ibnu Khaldun juga
mengkategorikan ilmu pengetahuan menjadi tiga jenis: ilmu lisan, ilmu naqliyah,
dan ilmu aqliyah. Metode pembelajaran yang digunakan oleh Ibnu Khaldun sangat
beragam, termasuk metode bertahap, pengulangan, kasih sayang, penyesuaian
dengan tingkat kematangan usia dalam mengajarkan Al-Quran, kesesuaian dengan
potensi siswa, penguasaan bidang tertentu, metode wisata pendidikan, latihan
persiapan, menghindari ringkasan buku, serta menghafalkan keseluruhan atau
sebagian buku secra langsung. Terdapat peran pendidik dan peserta didik. Agama
sangat penting bagi manusia, terutama bagi mereka yang berilmu dalam disiplin
apa pun. Kesimpulannya, dengan ilmu, kehidupan manusia akan lebih berkualitas,
dan dengan agama, kehidupan manusia akan lebih bermakna.
Jadi menurut peneliti sebagaimana tujuan pendidikan, kurikulum, metode
pendidikan, begitujuga dengan pendidik yang ada dalam sisdiknas, dari situ peneliti
beranggapan bahwa konsep pendidikan yang di tekankan Ibnu Khaldun ini masih
relevan dengan konsep pendidikan modern ini.
Kata kunci: Ibnu Khaldun, Pendidikan, Pembelajaran agama Islam,
Relevansinya terhadap pendidikan modern, Masturi Irham.