Menghafal Al-Qur’an bukanlah sesuatiu yang mudah tetapi bukan pula
suatu hal yang tidak mungkin, sebab pada zaman nabi telah banyak orang
menghafal Al-Qur’an. sekolah formal dan swasta, mengenal Al-Qur’an pada
siswa mengajarinya membaca dan menghafal menjadi tanggung jawab guru. Oleh
karena itu untuk memenuhi tugas sebagai seorang guru dalam memberikan
bimbingan, maka guru tentunya harus melakukan berbagi upya atau usaha sebab
keberhasilan seorang siswa dalam menghafal tergantung dari usaha-usaha yang
dilakukan oleh guru.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran guru serta hambatan
hambatan yang dihadapi oleh guru dalam meningkatkan minat menghafal Al-
Qur’an siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Annajah Pekanbaru. Penelitian ini
merupakan penelitian kualitatif lapangan. Subjek penelitian ini adalah Guru dan
siswa Madrasah Tsanawiyah Annajah Pekanbaru. Adapun metode pengumpulan
datanya menggunakakan teknik Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi.
Selanjutnya data dalam bentuk yang sesuai sehingga mudah dibaca dan dipahami,
kemudian data dianalisis dan diambil kesimpulan.
Berdasarkan hasil Penelitian, bahwa peran guru yang dilakukan oleh guru
dalam meningkatan minat menghafal Al-Qur’an siswa Madrasah Tsanawiyah
Pekanbaru a. Guru sebagai pengajar. b. Guru sebagai pendidik. c. Guru sebagai
pembimbing. d. guru sebagai motivator, e. Guru sebagai pemimpin Secara prinsip
guru juga harus dapat menilai dirinya sendiri baik sebagai perencana, pelaksana
maupun penilaian program pembelajaran. Dari penjelasan peranan guru di sekolah
9
dapat disimpulkan bahwa seorang guru memiliki peran yang sangat banyak, itulah
mengapa guru harus profesional dalam menjalankan tugas yang diembannya.