Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Return On Asset (ROA), Beban
Operasional dan Pendapatan Operasional (BOPO), dan Financing To Deposit Ratio
(FDR) pada bank umum syariah di Indonesia periode 2019 - 2022. Data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah data laporan keuangan tahunan periode 2019- 2022. Teknis
sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sumpling, dengan jumlah
sampel 7 bank umum yang tercatat di data Bank Indonesia. Metode analisis yang
digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
Return On Asset (ROA) dan Financing To Deposit Ratio (FDR) secara parsial
berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat bagi hasil deposito mudharabah.
Sedangkan Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional (BOPO) secara parsial tidak
berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat bagi hasil deposito mudharabah. Secara
simultan Return On Asset (ROA), Beban Operasional dan Pendapatan Operasional
(BOPO), dan Financing To Deposit Ratio (FDR) berpengaruh secara signifikan terhadap
tingkat bagi hasil deposito mudharabah. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa
variabel Return On Asset (ROA) yang paling dominan terhadap tingkat bagi hasil
deposito mudharabah dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,002<0,05).