Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perceived
social support dan kebahagiaan pada dewasa awal di Institut Agama
Islam Diniyyah Pekanbaru. Perceived social support merujuk pada
persepsi individu terhadap dukungan sosial yang diterima dari keluarga,
teman, dan komunitas, sedangkan kebahagiaan mengacu pada
kesejahteraan psikologis yang ditandai dengan adanya Positive emotion,
engagement, relationship, meaning, dan accomplishment. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Data
dikumpulkan dari 113 mahasiswa menggunakan instrumen MSPSS dan
PERMA-Profiler. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif
moderat antara perceived social support dan kebahagiaan dengan
koefisien korelasi (R) sebesar 0,600 dan R2 sebesar 0,360, yang berarti
36% kebahagiaan dapat dijelaskan oleh dukungan sosial.Sebagian besar
responden (81,4%) memiliki tingkat kebahagiaan tinggi, dan 69%
merasakan dukungan sosial yang kuat. Dukungan sosial berperan penting
dalam meningkatkan kebahagiaan individu dewasa awal.