Permainan gasing merupakan permainan yang dilakukan menggunakan
alat berupa gasing dan tali penarik. Untuk memulai permainan masing-masing
pemain akan memutar gasingnya sekuat tenaga dengan cara melilitkan tali pada
gasing dimulai dari kepala gasing sampai sekitar perut sehingga tali itu tersisa
untuk pegangan .Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui proses
pengembangan permaianan gasing di Kampung Rawang Kao Barat yang sesuai
dengan pelestarian permainan gasing. Jenis penelitian yang dilakukan adalah
field research atau penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif
kualitatif.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara,
observasi dan dokumentasi. Teknik Analisis Data dalam penelitian ini yaitu
dengan mengumpulkan beberapa data tertulisan dan terdokumentasi, kemudian
melakukan reduksi data secara analisis, menyajikannya dalam pembahasan dan
menarik kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan bahwa kegiatan
pengembangan permaianan gasing ini bertujuan untuk melestarikan permainan
tradisional gasing ini agar tidak hilang seiring berkembangnya zaman dan
banyaknya permainan berbasis teknologi berjalan sedikit demi sedikit bisa
dijalankan agar tetap terjaga kelestariannya. Adapun kendala yang ditemukan di
lapangan adalah faktor banyak masyarakat yang silau dan menggeser
permainan tradisional dengan hadirnya permaian berbasis teknologi dan
banyaknya orangtua yang tidak mensosialisasikan permainan tradisional ini
kepada generasi muda.Faktor penghambat pengembangan permainan gasaing
tradisional yaitu adanya pergeseran budaya dan nilai terhadap permainan gasing
tradisional, kurangnya ketertarikan terhadap permainan tradisional sedangkan
Faktor pendukungnya yaitu apresiasi dari masyarakat yang sangat antusias
terhadap permainan tradisional, mereka menganggap acara permainan
tradisional gasing festival bisa menjadi hiburan ditengah wabah permainan online
yang sekarang ini lagi booming.
Kata kunci: Permainan Gasing, Strategi Pelestarian Budaya, Inovasi,
Interaktifitas