Search for collections on Repository IAI Diniyyah Pekanbaru

PERAN GURU PAI DALAM MENGATASI PERUNDUNGAN DI SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU AL-QUDWAH PEKANBARU

Thesis 2025

Abstract

AHMAD PATHONI (2025) : PERAN GURU PAI DALAM MENGATASI
PERUNDUNGAN DI SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU ALQUDWAH PEKANBARU

Perundungan (bullying) merupakan salah satu bentuk perilaku negatif yang
dapat menghambat perkembangan karakter dan emosional peserta didik, sehingga
perlu ditangani secara serius melalui peran pendidik, khususnya Guru Pendidikan
Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentukbentuk perundungan yang terjadi di SDIT Al-Qudwah Pekanbaru, menganalisis
peran guru PAI dalam mengatasi perundungan, mengidentifikasi strategi yang
digunakan, serta mengungkap faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan
peran tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi
dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru PAI, kepala sekolah, serta beberapa
siswa yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dengan kasus
perundungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk perundungan yang
terjadi di SDIT Al-Qudwah Pekanbaru tergolong ringan dan non-fisik, meliputi
perundungan verbal (ejekan, julukan), perundungan sosial (mengucilkan teman),
serta perundungan fisik ringan (dorongan kecil atau usil tanpa niat menyakiti).
Guru PAI memiliki peran yang sangat sentral dalam mengatasi perundungan, yang
diwujudkan melalui empat fungsi utama yaitu sebagai pendidik akhlak, teladan
(uswah hasanah), pembimbing/konselor, dan mediator dalam penyelesaian konflik
siswa. Strategi yang digunakan meliputi integrasi nilai-nilai Islam dalam
pembelajaran, pembiasaan karakter Islami dalam kegiatan harian, kerja sama
dengan wali kelas dan orang tua, serta penerapan disiplin Islami berbasis kasih
sayang. Faktor pendukung dalam pelaksanaan peran guru PAI antara lain
lingkungan sekolah yang religius, dukungan kepala sekolah dan yayasan, serta
program keagamaan yang berkesinambungan. Adapun faktor penghambat
meliputi keterbatasan waktu pembelajaran PAI dan pengaruh lingkungan luar
sekolah yang tidak selalu sejalan dengan nilai-nilai Islami. Secara keseluruhan,
penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru PAI di SDIT Al-Qudwah
Pekanbaru sangat efektif dalam mengatasi dan mencegah tindakan perundungan
melalui pembinaan akhlak, keteladanan, dan pendekatan spiritual namun tetap
memerlukan sinergi berkelanjutan antara guru, orang tua, dan pihak sekolah untuk
menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, harmonis, dan berkarakter
Islami.
Kata kunci: Guru PAI, perundungan, akhlak, pembinaan karakter, sekolah islam.

Files

SKRIPSI AHMAD PATHONI.pdf (application/pdf · 3.0 KB)

Details

Division
Pendidikan Agama Islam
Updated
2025-12-15 14:18:00