Kesadaran kegiatan keagamaan tidak hanya berkaitan dengan aspek spiritual yang bersifat pribadi, tetap juga tercermin dalam tindakan dan perilaku nyata dalam kehidupan sehari-hari. Fenomena sosial yang menggambarkan betapa moralitas masyarakat mengalami penurunan saat ini. Pondok pesantren menjadi lembaga yang bukan hanya memberikan pendidikan agama Islam kepada santri, tetapi juga berperan aktif dalam meningkatkan kegiatan keagamaan masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami sejauh mana peran Pondok pesantren At-tafsiriyah Pasir Putih Riau dalam meningkatkan kesadaran kegiatan keagamaan masyarakat sekitar melalui program pendidikan dan aktivitas sosial yang dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis Data Kualitatif Model Miles & Huberman. Sedangkan subyek dalam penelitian ini adalah ketua yayasan, pengasuh pondok, enam orang santri serta empat orang dari masyarakat sekitar Pondok Pesantren At-tafsiriyah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Pondok Pesantren At- tafsiriyah dalam meningkatkan kesadaran kegiatan keagamaan masyarakat sekitar belum optimal dilihat dari tiga dimensi dalam analisis tersebut yaitu (1) Peran yang diharapkan yaitu Pondok Pesantren diharapkan berperan sebagai lembaga pendidikan dakwah dan pengembangan masyarakat (2) Peran yang dijalankan yaitu kegiatan-kegiatan yang dijalankan, seperti kegiatan kajian rutin, barjanzi, seni hadroh dan lainnya, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kegiatan keagamaan bukan hanya santri tetapi juga masyarakat sekitarnya (3) Peran yang dirasakan, santri maupun masyarakat sekitar Pondok At-Tafsiriyah dapat merasakan manfaat dari kegiatan yang dilakukan oleh Pondok Pesantren dilihat dari meningkatnya kesadaran kegiatan keagamaan.
Kata Kunci: Pondok Pesantren, Kesadaran, Keagamaan, Masyarakat
ABSTRACT
Name
:
Mawaddah Nasution
Nim
:
1216. 21. 2654
Title
:
The Role of At-Tafsiriyah Pasir Putih Riau Islamic Boarding School in Increasing the Awareness of Religious Activities in the Local Community
Faith awareness is not only related to the personal spiritual aspect, but is also reflected in real actions and behaviors in daily life. One current social phenomenon shows a decline in public morality. Islamic boarding schools (pondok pesantren) have become institutions that not only provide Islamic religious education to students (santri), but also play an active role in increasing the Awareness of Religious Activities in the Local Community.This research aims to analyze and understand the extent of the role of Pondok Pesantren At-Tafsiriyah Pasir Putih in Riau in enhancing the community’s faith awareness through structured and sustainable educational programs and social activities. This study uses a qualitative descriptive method with the Miles & Huberman qualitative data analysis model. The informants in this research include the head of the foundation, the boarding school caregivers, students, and members of the community around the pesantren.Data collection techniques used in this research are observation, interviews, and documentation. The results show that the role of Pondok Pesantren At-Tafsiriyah in enhancing the Awareness of Religious Activities in the Local Community is not yet optimal, based on three dimensions of analysis:1.Expected Role: The boarding school is expected to act as an educational institution for preaching (dakwah) and community development.2.Enacted Role: Several activities are conducted in the pesantren, such as regular religious studies, barzanji, hadrah arts, and others, aimed at increasing faith awareness not only among students but also within the surrounding community.3.Perceived Role: Both students and the surrounding community feel the benefits of the activities carried out by the pesantren, as reflected in their increased awareness of Religious Activities.
Keywords: Islamic Boarding School, Religious Activities , Society