Penelitian ini dilatar belakangi dari beberapa faktor yang peneliti temui
ketika melakukan pra observasi, seperti perbedaan daya ingat pada setiap anak,
kurangnya dorongan dari orang tua sehingga mengakibatkan hafalan siswa masih
tergolong rendah, terdapat juga beberapa ayat yang memiliki kemiripan dengan ayat
lainnya. Oleh karena itu sangat dibutuhkannya peran Guru Tahfidz dalam
mendidik, mengajar, membimbing dan juga memotivasi siswa.
Berdasarkan hal itu dapat dirumuskan Bagaimana Peran Guru Tahfidz
Dalam Meningkatkan Hafalan Siswa, dengan tujuan untuk mengetahui Bagaimana
Peran Guru Tahfidz Dalam Meningkatkan Hafalan Siswa. Peneliti memberikan
batasan terhadap penelitian ini yaitu pada kelas V.
Peneliti menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan
mendeskripsikan data secara rinci menggunakan teks naratif. Adapun beberapa
informan peneliti yang diteliti seperti Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Wali
Kelas V, Guru Tahfidz beserta 4 orang siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Pertama Guru Sebagai Pendidik,
sebagai peran ini, seorang Guru Tahfidz bertanggung jawab untuk mendidik siswa
dalam meningkatkan hafalannya, yang bertujuan agar dapat mencapai target
hafalan yang telah ditentukan sekolah. Kedua, Guru Sebagai Pengajar, peran ini
dijalankan oleh Guru Tahfidz dalam mengajarkan metode atau cara dalam
menghafal Al-Qur'an dengan cepat dan juga tepat serta mengajarkan kemampuan
dasar dalam membaca Al-Qur'an kepada siswa, agar mempermudah siswa dalam
menghafal. Ketiga, Guru Sebagai Pembimbing, dalam peran ini Guru Tahfidz
memiliki tanggung jawab untuk membimbing siswa dalam mengulang hafalan,
serta memperbaiki bacaan Al-Qur'an siswa, namun dalam hal mengulang hafalan
siswa, Guru Tahfidz bekerja sama dengan guru kelas untuk dapat mengulang
hafalan siswa setiap pagi sebelum memulai pembelajaran , Keempat, Guru Tahfidz
Sebagai Motivator, dalam peran ini Guru Tahfidz memiliki tanggung jawab dalam
memotivasi siswa agar lebih bersemangat dalam menghafal dan juga
menyampaikan goalls apa yang akan mereka dapatkan jika telah menyelesaikan
hafalan. Berdasarkan hasil wawancara dan juga observasi yang telah peneliti
lakukan dapat diambil kesimpulan bahwa peran Guru Tahfidz dalam meningkatkan
hafalan siswa sudah berjalan dengan baik. Namun hafalan siswa akan lebih
meningkat jika orang tua juga ikut berpartisipasi dalam membimbing siswa ketika
menghafal dan juga mengulang hafalannya. Jika terdapat beberapa hambatan yang
lain, diluar kemampuan guru Tahfidz dalam mengajar.
Kata Kunci : Peran, Guru Tahfidz dan Hafalan Al-Qur'an