Search for collections on Repository IAI Diniyyah Pekanbaru

STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DALAM MENANAMKAN KEBIASAAN SHALAT BERJAMA’AH PADA SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) NEGERI 9 PEKANBARU

Thesis 2024

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kegiatan Shalat berjamaah yang
dilaksanakan di SMP Negeri 9 Pekanbaru. Pembiasaan Shalat berjamaah ini tidak
terlepas dari strategi yang diterapkan oleh guru Pendidikan Agama Islam. Guru
PAI memiliki strategi dalam menanamkan kebiasaan Shalat berjama’ah salah
satunya adalah dengan pendekatan pembiasaan. Di mana dengan pendekatan ini
diharapkan pembiasaan Shalat berjama’ah dapat berjalan dengan baik dan
kontinyu terhadap siswa dalam melaksanakan Shalat berjama’ah. Selain itu untuk
menunjang kesuksesan dalam Shalat berjama’ah guru PAI menggunakan Strategi
Contextual
Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah (1) Bagaimana strategi Guru PAI
dalam menanamkan kebiasaan Shalat berjama’ah pada siswa SMP Negeri 9
Pekanbaru? dan (2) Faktor apa saja yang mendukung dan penghambat dalam
menanamkan kebiasaan Shalat berjama’ah di SMP Negeri 9 Pekanbaru?
Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan strategi guru PAI
dalam menanamkan kebiasaan Shalat berjama’ah peserta didik SMP Negeri 9
Pekanbaru dan (2) Mendeskripsikan faktor yang mendukung kebiasaan Shalat
berjama’ah pada siswa SMP Negeri 9 Pekanbaru.
Pendekatan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan Jenis
penelitianfield research (penelitian lapangan).Teknik pengumpulan data adalah
observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis datanya
menggunakan analisis deskriptif kualitatif model interaktif Milles Huberman yaitu
reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Penelitian ini mendapatkan hasil sebagai berikut: (1) strategi yang
digunakan oleh Guru PAI untuk membiasakan Shalat berjama’ah pada siswa SMP
Negeri 9 Pekanbaru menggunakan Strategi Contextual
Faktor-faktor pendukung peningkatan pembiasaan shalat berjama’ah pada
siswa SMP Negeri 9 Pekanbaru yaitu (a) Adanya kerjasama yang baik antara
Kepala Sekolah dengan guru, (b) Adanya bangunan masjid/musholla di
lingkungan SMP Negeri 9 Pekanbaru, (c) dan (d) Adanya tata tertib sekolah yang
ditindak lanjuti dengan adanya sanksi pelanggaran dengan tegas, seperti ditegur
saat pertama tidak mengikuti shalat berjama’ah.
Faktor-faktor penghambat dalam menanamkan kebiasaan Shalat
berjamaah di SMP Negeri 9 Pekanbaru yaitu (a) Kurangnya kerjasama yang baik
antara Guru-guru mata pelajaran yang lain dengan guru Pendidikan Agama Islam,
(b) Masih ada beberapa siswa yang belum pandai membaca Al Qur’an (c) Masih
ada beberapa siswa yang belum hafal baca-bacaan Shalat

Files

cover 7 - Muhammad ali Irpan.pdf (application/pdf · 1.0 KB)
skripsi Irpan 7 - Muhammad ali Irpan.pdf (application/pdf · 1.5 KB)

Details

Division
Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan
Updated
2025-09-02 15:26:38