ABSTRAK
Muhammad Alawi Mubarok (2025): Guru Teladan menurut Imam Al-Zarnuji dalam kitab Ta’lim Al-muta’allim
Pendidikan dalam Islam sangat menekankan pentingnya keteladanan guru sebagai kunci keberhasilan dalam proses belajar mengajar. Imam Al-Zarnuji dalam kitab Ta’līm al-Muta’allim Ṭarīq at-Ta‘allum menegaskan bahwa keberhasilan murid tidak terlepas dari peran dan kualitas gurunya, baik dalam aspek keilmuan, akhlak, maupun spiritualitas. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana konsep guru teladan menurut Imam Al-Zarnuji, apa saja kriteria dan sifat-sifat guru yang layak menjadi teladan, serta bagaimana relevansinya dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali dan memahami konsep guru teladan menurut Al-Zarnuji, mengidentifikasi sifat-sifat utama guru yang ideal, serta menelaah kesesuaian konsep tersebut dengan standar kompetensi guru dalam konteks pendidikan Indonesia saat ini. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian pustaka (library research), yaitu menelaah isi kitab Ta’līm al-Muta’allim serta regulasi formal seperti UU No. 14 Tahun 2005.
Dari hasil kajian ditemukan bahwa kriteria guru teladan menurut Al-Zarnuji mencakup tiga aspek utama, yaitu: alim (berilmu luas dan mendalam), wara’ (berakhlak mulia), dan berpengalaman (matang secara usia dan kebijaksanaan). Ketiga kriteria ini selaras dengan standar kompetensi guru dalam undang-undang, yakni kompetensi pedagogik, kepribadian, dan profesional.
Harapannya, hasil penelitian ini dapat menjadi inspirasi dan rujukan bagi para pendidik dalam membangun kepribadian guru yang tidak hanya profesional secara akademik, tetapi juga menjadi teladan moral dan spiritual bagi peserta didik. Kesimpulannya, konsep guru teladan menurut Imam Al-Zarnuji tetap relevan dan signifikan untuk diterapkan dalam pendidikan modern, sejalan dengan nilai-nilai yang diamanatkan dalam sistem pendidikan nasional Indonesia.
Kata Kunci: Guru Teladan, Imam Al Jarnuzi, Kitab Ta’lim Al-muta’allim